You are here

Nasly Yanthy Tambunan, Perjuangan Srikandi Yang Membuahkan Hasil Manis

Pernah merasakan ditinggal oleh orang-orang yang sangat kita cintai karena dipanggil oleh Sang Khaliq? bisa orang tua, pasangan hidup, anak saudara atau siapapun? Apa yang anda rasakan? Yang pasti kesedihan yang luar biasa dan seolah–olah tidak ikhlas menerima takdir. Begitu juga yang dirasakan Nasly Yanthy Tambunan 12 tahun yang lalu ditinggal pergi sang suami Pither Sigit Simamora. Suka duka sudah dijalani bersama  suami hampir 13 tahun. Duka yang mendalam dan kembali bangkit dari keterpurukan bukanlah hal yang mudah, status Single Parent atau orang tua tunggal bukanlah sebuah keinginan, karena mengurus sebuah  keluarga bukanlah sesuatu yang mudah. Terkadang mereka yang masih berpasanganpun masih merasakan hal yang berat dalam mengurus sebuah keluarga, namun keadaan yang berat bisa dilewati dengan baik bahkan membuahkan hasil yang sangat luar biasa. Itulah yang terjadi pada sosok perempuan sederhana namun semangatnya yang tak pernah menemui akhir.

Nasly Yanthy Tambunan tak sedikit orang mengenalnya dengan baik terutama dalam sebuah organisasi Srikandi yaitu organisasi perempuan yang beranggotakan istri-istri mantan karyawan PT. Pupuk Kalitm yang telah meninggal dunia,dan mantan istri-istri karyawan yang pensiunan normal di Bontang dengan perkumpulan arisan istri- istri pensiunan, sosok Nasly Yanthy Tambunan menjabat sebagai ketua Srikandi di Bontang. Beliau  juga mengurusi beasiswa untuk anak-anak yatim agar mendapatkan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan dari SD sampai Perguruan Tinggi. Beliau juga sebagai motivator para srikandi-srikandi Pupuk Kaltim agar kerukunan dan silaturahmi diantara ibu-ibu tetap terjaga dan yang lebih penting diantara mereka tidak merasa sendiri menjadi single parent dan tetap menjadi bagian keluarga besar PT Pupuk Kaltim.

Beliau juga aktif berorganisasi di Persatuan Pensiunan Pupuk Kaltim (P3KT )dan tercatat pula sebagai Pengurus Koperasi P3KT wilayah Kalimantan. Dengan berprinsip “ Life must go on “, semenjak ditinggal suami  sebagai kepala keluarga, Nasly Yanthy Tambunan lah yang akhirnya berperan ganda baik sebagai ibu sekaligus sebagai kepala keluarga, dia berusaha bertahan supaya roda kehidupan tetap berjalan. Sosok ibu dari 4  orang anak ini tidak mau berpangku tangan hanya dengan berbekal pesangon dan uang pensiunan dari peninggalan suami, namun beliau mencoba berusaha menambah penghasilan dengan mengawali usaha di tahun  2001 dalam dunia bisnis Multi Level Marketing

Jatuh bangun dirasakan tanpa lelah, namun di tahun 2005 dirasakan kurang mendukung dalam menambah perekonomian keluarga, akhirnya beralih profesi sebagai pengusaha dengan skala kecil. Mengingat kota  Bontang memiliki sejumlah perusahaan besar dan disekitarnya banyak bermunculan perusahaan-perusahaan yang berpotensi untuk dijadikan usaha, akhirnya dengan jeli dijadikan peluang usaha dalam bidang   pengadaan berupa alat tulis kantor dan perlengkapan kantor yang berhubungan dengan kebutuhan aktifitas perusahaan.

Dan dari usaha inilah akhirnya ibu yang berasal dari Medan ini mampu menyekolahkan putera puterinya hingga perguruan tinggi ternama di Jawa, tercatat Meta Prawidini Simamora puteri pertamanya telah bergelar S1    Akutansi lulusan UGM yang saat ini telah bekerja di salah satu Bank Mandiri di Jakarta, Mega Pratiwi Prima Simamora puteri kedua bergelar D3 lulusan Komunikasi Unpad dengan predikat cumlaude sebagai karyawan  Chevron di Balikpapan dan, puteri ketiga Mitra Triledis Simamora D3 teknik Kimia Unpad dengan predikat cumlaude yang saat ini sebagai karyawan PT Pupuk Kaltim mengikuti jejak sang ayah, dan mengukir prestasi di  SMA YPK Pupuk Kaltim serta ikut program akselerasi SMP dan SMA selama 4 tahun, lulus dari SD YPK dengan nilai murni matematika 10. Berbagai lomba diikuti oleh putri ketiga tersebut dan mampu menjuarai berbagai   event antara lain Juara 2 Sempoa ETC, Juara 1 Bahasa Inggris The Winner Lsitening Comprehension Contest, Juara 2 Melukis yang diadakan Korpri PKT, dan lain lain. Putera keempat Salmon Dendy Simamora saat ini  masih duduk di bangku SMA YPK kelas X1 2. Keempat putra putri pasangan Pither Sigit Simamora (alm) dan Nasly Yanthi Tambunan selain aktifis gereja, mereka juga piawai bermain musik piano.

Kedisiplinan, kerja  keras dan belajar bertanggung jawab melakukan setiap hal, diterapkan pada anak-anaknya menjadikan keberhasilan diraih dengan baik adalah jawabannya yang dirasakan ke empat putera puterinya Keinginan yang  sederhana untuk menjadi lebih baik akan menjadi modal terbesar bagi seseorang saat mengalami kesulitan, pasti selalu ada jalan untuk meraih yang terbaik yang bisa dilakukan.

Bergabung Bersama Kami di Twitter!