You are here

Optimalisasi Investasi DP-PKT Pada Sektor Riil

Optimalisasi Investasi DP-PKT Pada Sektor Riil

Ketika diangkat menjadi Dirut Dana Pensiun PKT terus terang saya sedikit gamang. Apakah saya mampu melanjutkan kisah sukses pengurus sebelumnya ? Beberapa minggu setelah itu harga saham anjlog dan menyebabkan SPI (selisih Pendapatan Investasi)  dan rasio kecukupan dana (RKD) turun cukup signifikan. Namun saya masih cukup tenang karena PKT (dan DP yang lain) pernah mengalami kondisi yang jauh lebih buruk ketika krisis tahun 2008 dan akhirnya rebound ketika krisis berlalu. Akan tetapi dari informasi informasi yang saya peroleh menyebabkan saya tidak tenang dan harus berpikir keras untuk memperbaiki kinerja investasi DP. Informasi tersebut antara lain menyebutkan bahwa meskipun gejolak saham tidak sehebat tahun 2008, namun kondisi perekonomian Nasional kita saat ini lebih buruk dari saat krisis tahun 2008. Hal ini terlihat dari nilai tukar rupiah yang tetap rendah dan menyebabkan index harga saham gabungan (IHSG) sulit naik. Logikanya karena sebagian besar saham di bursa kita dimiliki oleh investor asing  keuntungan di saham akan terkoreksi signifikan bila dikonversi ke US dollar sehingga tidak menarik bagi investor asing dan memicu mereka untuk menjual saham untuk beralih ke portofolio yang lain.

Saya lalu berpikir bahwa portofolio saham kita harus dikurangi dan dialihkan ke sektor yang berpotensi memiliki margin yang lebih besar.  Pilihan itu adalah tanah dan bangunan serta pemilikan langsung. Sayangnya baik tanah dan bangunan maupun pemilikan langsung alokasi yang diperbolehkan berdasarkan undang undang hanya kecil yaitu masing masing 15% dan 10%. Apa boleh buat sekecil apapun portofolio ini harus dioptimalkan. Kebijakan ini sudah dimulai oleh pendahulu saya yaitu P Mataji dan P Tenta. Beliau mempopulerkan istilah baru yaitu “property yang liquid”. Maksudnya kita membeli property dari pengembang dengan reputasi baik pada saat pra proyek dan menjualnya disaat top off (masa penyelesaian pembangunan). Peningkatan nilai investasi dari kegiatan ini bisa mencapai 30% per tahun. Saat ini DP-PKT memiliki investasi properti seperti  kondotel, apartemen dan mall  di beberapa lokasi strategis seperti Jakarta Pusat, Bali, Jogja dan Balikpapan. Saya melanjutkannya dengan menjajagi investasi property secara lebih progresif berupa pengembangan town house maupun rumah sederhana dengan bekerjasama langsung dengan pihak pengembang yang memiliki reputasi yang baik.

Terkait pemilikan langsung juga masih bisa dioptimalkan. Saat ini kita belum memiliki anak perusahaan dengan pemilikan saham mayoritas sehingga bisa mengontrolnya. Pemilikan langsung  yang ada saat ini adalah di PT KPI (5%), PT KDM (14,25%) dan Bank Mualamat (0,00208%) dengan total investasi pemilikan langsung sebesar Rp 88,4 M atau sekitar 8,2 % dari Total Investasi. Jadi masih ada peluang untuk menambah pemilikan langsung sebesar 1,8% dari total investasi atau sekitar Rp 19 M.

 Rencananya DP-PKT akan mbentuk semacam  investment  holding yan akan mengakuisisi beberapa perusahaan afiliasi yang memiliki prospek. Dalam hal ini kita jauh tertinggal dibanding Dapen Semen Gresik yang ditunjang anak anak perusahaan yang sangat sehat karena didukung dan mendukung perusahaan induknya. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kata pepatah. Disamping mendirikan anak perusahaan, DP-PKT juga berencana untuk memiliki saham di PT KMU (Rumah Sakit PKT). Pengurus memandang PT KMU cukup sehat dan memiliki prospek pengembangan yang baik. Saat ini selain melayani PKT, PT KMU sudah memiliki beberapa klinik satelit dan Rumah Sakit kecil di beberapa lokasi seperti Sengatta, Bengalon, Samarinda dan Balikpapan yang semua berjalan dengan baik dan memberi kontribusi laba yang signifikan . PT KMU sangat memerlukan tambahan modal untuk lebih berkembang lagi dan tidak tertutup kemungkinan membuka cabang di kota besar. Dengan kepemilikan saham PT KMU oleh DP-PKT, maka deviden PT KMU akan mempunyai muara yang jelas, yaitu untuk karyawan dan pensiunan. Disamping itu terbuka kerjasama yang sinergis misalnya DP-PKT membeli tanah yang strategis untuk pengembangan rumah sakit yang dimanfaatkan oleh PT KMU dengan konsep bagi hasil.

Mari kita doakan bersama agar investasi DP-PKT berhasil dan bertambah besar sehingga dapat memberi kesejahteraan kepada anggota lebih baik lagi. Amin YRA

Ezrinal Azis

Bergabung Bersama Kami di Twitter!