You are here

Rencana Kerja dan anggaran DP-PKT 2013

Rencana Kerja dan anggaran DP-PKT 2013

Dalam melaksanakan kegiatan-nya untuk mencapai Misi dan Visinya, Dana Pensiun Pupuk Kalimantan Timur (DP-PKT) selalu berpedoman pada Rencana Kerja  dan Anggaran Dana Pensiun (RKADP)

Dalam menyusun RKADP  tahun 2013, Pengurus memperhatikan asumsi-asumsi pokok yang relevan, baik kondisi makro maupun mikro ekonomi yang berpengaruh terhadap kondisi DP-PKT pada periode tahun 2013.

Adapun sasaran usaha sampai dengan akhir tahun 2013 direncanakan bahwa Total Aktiva Bersih akan mencapai Rp 1,178 trilyun, Total Investasi sebesar Rp 1,151 trilyun, Hasil Usaha setelah Pajak Rp 75,141 milyar, Return On Investment (ROI) sebesar 11,26% dan Rasio Kecukupan Dana (RKD sebesar 100,65%. Untuk mencapai itu semua beberapa strategi usaha yang dilakukan Pengurus DP-PKT antara lain :
 

  • Melaksanakan Investasi secara cermat sesuai arahan investasi yang ditetapkan Pendiri dan dan ketentuan Menteri Keuangan serta ketentuan perundangan yang berlaku.
  • Melakukan optimalisasi investasi dan memperhatikan distribusi resiko secara proporsional dengan tetap mematuhi  peraturan perundangan yang berlaku
  • Melaksanakan prinsip pengelolaan kekayaan (Asset & Liabilities Management) secara optimal sebagaimana Lembaga Keuangan Non Bank.

Sebelum mengawali kegiatannya Pengurus DP-PKT dalam periode  tahun 2013 telah menyampaikan buku Rencana Kerja dan Anggaran DP-PKT kepada Dewan Pengawas maupun Pendiri DP-PKT untuk dimintakan persetujuannya. Untuk itu telah dilakukan pembahasan awal antara Pengurus dan Pengawas DP-PKT pada tanggal 28 November 2012 dan selanjutnya Rapat Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran DP-PKT Tahun 2013 dilaksanakan tanggal 14 Desember 2012.

Rapat tersebut dihadiri lengkap Pengurus DP-PKT, Dewan Pengawas DP-PKT dan Pendiri serta Pendamping Pendiri.  Setelah Ketua Dewan Pengawas dan Direktur Utama DP-PKT menyampaikan paparan prognosa tahun 2012 dan Rencana Kerja & Anggaran DP-PKT tahun 2013 kepada Pendiri dan Pendamping Pendiri  maka Pendiri menyetujui RKADP tahun 2013.

Namun demikian Pendiri memberikan pengarahan-pengarahan antara lain harus tetap mengutamakan prinsip efisiensi dalam mengelola dan menjalankan kegiatan operasionalnya. Pengurus agar senantiasa berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi khususnya penempatan pada saham.

Di akhir Rapat Pendiri menyampaikan kepada Pengurus untuk melaksanakan keputusan dan pengarahan rapat dengan sebaik-baiknya, kepada Dewan Pengawas agar menjalankan fungsi pengawasannya sesuai ketentuan yang diatur dalam Good Pension Fund Governance (GPFG).

Bergabung Bersama Kami di Twitter!