You are here

Workshop “ Penilaian Tingkat Resiko Dana Pensiun “

Dengan diberlakukannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 10/POJK.05/2014 tangal 27 Agustus 2014, dimana setiap Dana Pensiun wajib melakukan penilaian tingkat risiko sesuai POJK tersebut. Penilaian tingkat risiko tersebut dilakukan paling sedikit sekali dalam setahun untuk posisi akhir tahun, dan secara efektif dilaksanakan sejak tangal 1 Januari 2015, untuk penilaian tingkat risiko posisi per 31 Desember 2014 dan wajib menyampaikan laporan hasil penilaian risiko kepada OJK paling lambat tangal 28 Februari 2015 tahun berikutnya.

Beberapa sanksi yang diberikan jika Dana Pensiun tidak melaksanakan hal tersebut akan diberikan peringatan tertulis, denda sejumlah uang, menjalani penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) ulang Bagi Pengurus Dana Pensiun. Untuk itu pihak OJK telah memberikan sosialisasi kepada seluruh anggota Dana Pensiun untuk pertama kalinya pada tanggal 25 September 2014. Namun demikian sosialisasi yang diberikan dalam waktu yang singkat tentu saja tidak bisa serta merta dipahami secara utuh bagi Pengurus maupun staff Dana Pensiun.

Atas hal tersebut Pengurus KOMDA VII ADPI Kalimantan yang ikut pada sosialisasi tersebut meminta pihak OJK dapat memberikan waktu khusus kepada Dewan Pengawas, Pengurus dan Staff Dana Pensiun dalam 1 (satu) hari full menjadi nara sumber untuk lebih memahami mengenai “Penilaian Tingkat Risiko Dana Pensiun”, agar hal tersebut dapat dipahami dengan baik dan benar, mendalam oleh Pengurus, Dewan Pengawas, dan organ yang melaksanakan fungsi pengawasan dan dapat melakukan penilaian tingkat risiko dan melaksanakan rencana tindak lanjut atas penilaian risiko Dana Pensiun masing-masing dengan benar.

Akhirnya satu hari sebelum kegiatan Seminar Nasional ADPI KOMDA VII Kalimantan telah dilaksanakan workshop “ Penilaian Tingkat Resiko Dana Pensiun “ pada tanggal 12 November 2014 bertempat di ballroom Hotel Novotel Balikpapan. Tak kurang dari 55 Peserta yang terdiri dari Pengawas, Pengurus & Staff Dana Pensiun Anggota Asosiasi Dana Pensiun Indonesia mengikuti kegiatan tersebut.

Studi Kasus yang diberikan oleh nara sumber Ibu Nani Patria Dhamayanti dan Ibu Dinar Sukmasari dari OJK membuat seluruh Peserta dengan sangat antusias dan serius serta sedikit lebih santai mengikuti acara tersebut karena dibarengi dengan pemberian souvenir dari KOMDA VII Kalimantan bagi juru bicara juru bicara masing-masing kelompok dalam contoh studi kasus Penilaian Resiko.

Kegiatan tersebut KOMDA VII Kalimantan bekerja sama juga dengan ADPI Pusat yang mempunyai kewenangan memberikan sertifikat sebagai bukti memenuhi syarat berkelanjutan khususnya bagi Pengurus Dana Pensiun sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 21 POJK Nomor 4/POJK.05/2013.

Bergabung Bersama Kami di Twitter!