You are here

Sekapur Sirih

Ketika diangkat menjadi Dirut Dana Pensiun PKT terus terang saya sedikit gamang. Apakah saya mampu melanjutkan kisah sukses pengurus sebelumnya ? Beberapa minggu setelah itu harga saham anjlog dan menyebabkan SPI (selisih Pendapatan Investasi)  dan rasio kecukupan dana (RKD) turun cukup signifikan. Namun saya masih cukup tenang karena PKT (dan DP yang lain) pernah mengalami kondisi yang jauh lebih buruk ketika krisis tahun 2008 dan akhirnya rebound ketika krisis berlalu. Akan tetapi dari informasi informasi yang saya peroleh menyebabkan saya tidak tenang dan harus berpikir keras untuk memperbaiki kinerja investasi DP. Informasi tersebut antara lain menyebutkan bahwa meskipun gejolak saham tidak sehebat tahun 2008, namun kondisi perekonomian Nasional kita saat ini lebih buruk dari saat krisis tahun 2008. Hal ini terlihat dari nilai tukar rupiah yang tetap rendah dan menyebabkan index harga saham gabungan (IHSG) sulit naik.

Menjelang akhir tahun 2013, saya harus mempresentasikan Rencana Kerja Anggaran Dana Pensiun (RKADP) tahun 2014 ke Pendiri. Saya sempat tercenung mengingat kondisi keuangan DP-PKT akhir-akhir ini yang kurang menggembirakan. Penyebab utama kondisi ini adalah pasar modal yang lesu dan index yang terus merosot. Namun saya masih bersyukur ketika mendapat informasi bahwa kondisi DP-PKT ternyata masih lebih baik dari Dana Pensiun lain yang sebagian kondisinya jauh lebih terpuruk, bahkan ada yang Rasio Kecukupan Dana (RKD) nya hanya mencapai 60%. DP-PKT sebetulnya sudah mengantisipasi hal ini dengan banyak mengalihkan dananya ke sektor riil seperti property, namun peningkatan nilai asset untuk property belum bisa dicatatkan sebelum dilakukan appraisal atau ada transaksi penjualan.

Saya termasuk orang yang suka naik angkutan umum karena banyak memberi pengalaman dan kadang memunculkan inspirasi. Saya merasakan naik angkutan umum di Jakarta saat ini relatif sudah semakin nyaman. Apalagi kalau naik bus way yang relatif tidak kenal macet. Kalau naik mobil dengan sopir kita cenderung ngantuk dan menghabiskan waktu dengan mendengar music. Akhirnya waktu beberapa jam di perjalanan akan hilang percuma. Tapi kalau naik kendaraan umum seperti bis, kereta api atau angkot, kita akan selalu melek, entah karena harus berdiri atau merasa harus siaga terhadap copet.

Disamping itu, dengan mengunakan angkutan umum, saya merasa ikut membantu pemerintah dalam menanggulangi kemacetan. Yaitu dengan tidak berkontribusi menambah mobil di jalan yang makin tidak sebanding dengan jumlah ruas jalan. Meskipun saya harus mengorbankan image kepantasan :  Bagaimana seorang Dirut Dana Pensiun dengan asset lebih dari  Rp 1 Triliun bergelantungan naik bis kota ?.

Tentu kita semua mahfum bahwa tahun 2014 ini adalah tahun pemilu. Pada tahun ini akan diselenggarakan Pemilu legislatif dan Pilpres. Lalu apa kaitannya dengan kinerja Dana Pensiun ? Ternyata cukup besar pengaruhnya. Pada akhir tahun 2013 sampai awal tahun 2014, seminar terkait dengan pengembangan portofolio investasi hampir selalu dikaitkan dengan Pemilu. Dan dari seminar/ diskusi yang saya ikuti hampir semuanya bernada positif. Hal ini berdasarkan pengalaman waktu waktu sebelumnya.

Pemilu adalah pesta demokrasi dan sebagaimana layaknya pesta ia akan meriah dan itu identik dengan kucuran dana. Pesta demokrasi adalah pestanya seluruh rakyat dan itu berarti pergerakan dana yang sangat besar karena merupakan kelipatan dari sekitar 200 juta jiwa peserta pemilu. Apabila setiap jiwa yang terlibat dalam pesta ini rata rata melibatkan uang sebesar Rp 200.000,- saja, maka ada Rp 40 Triliun dana yang bergerak karena aktivitas pesta demokrasi ini.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, DP-PKT berencana membeli sebagian saham PT Kaltim Medika Utama (KMU) yang merupakan metamorfosa dari Yayasan Rumah Sakit PKT. Realisasi pembelian ini memang sedikit tertunda karena ada beberapa permasalahan legal seperti peningkatan modal dasar yang perlu dilakukan oleh PT KMU setelah berubah dari bentuk yayasan ke PT. Disamping itu pembelian juga harus menunggu hasil appraisal oleh Kantor Jasa Penilai.

Pembelian saham KMU merupakan salah satu implementasi kebijakan pengurus untuk memperkuat sektor riil guna mengurangi resiko fluktuasi di sektor keuangan. Sesuai Undang Undang, Dana Pensiun dapat melakukan investasi berupa pemilikan saham langsung namun dibatasi hanya sebesar 10% dari total investasi yang ada. Menurut catatan investasi pemilikan langsung DP-PKT adalah 8 % dari total investasi sehingga masih ada allowance sebesar 2% atau sekitar Rp 20 Milyar lagi.

Pages

Bergabung Bersama Kami di Twitter!